20 Oleh-Oleh Makanan dan Souvenir Khas Jogja yang Paling Terkenal

Daftar oleh-oleh makanan dan souvenir khas Jogja yang paling terkenal di bawah ini...

Baru cari oleh-oleh makanan dan souvenir khas Jogja yang paling terkenal? Tenang aja, di Jogja banyak banget makanan khas dan souvenir khas yang cocok dijadikan oleh-oleh untuk keluarga di rumah. Jalan jalan ke Jogja emang gak banget kalau terus pulang gitu aja tanpa bawa oleh-oleh. Tapi, kalau bener-bener gak tau mau beli apa, repot juga, kan? Makanya, yuk baca dulu daftar oleh-oleh makanan dan souvenir khas Jogja yang paling terkenal di bawah ini. Kamu bisa pilih salah satu atau dua untuk dibeli dan dijadikan oleh-oleh.

  1. Bakpia

Makanan yang jadi andalan jika harus mencari oleh-oleh makanan dan souvenir khas Jogja yang paling terkenal adalah bakpia. Bakpia kini telah jadi snack khas Jogja. Makanan semacam kue ini berbentuk bulat. Di dalamnya terdapat isi berupa kumbu kacang hijau yang nikmat. Sentra bakpia di Jogja ada di kampung Pathuk. Letaknya gak jauh dari Malioboro.

Inilah mengapa makanan ini juga dikenal dengan nama “Bakpia Pathuk”. Di kampung Pathuk ini, toko-toko bakpia berjajar di pinggir jalan, ada juga pabrik bakpia yang bisa dikunjungi oleh wisatawan saat liburan di Jogja. Gak suka rasa kacang hijau? Tenang, varian bakpia pathok bermacam-macam kok. Ada yang isi keju, rasa durian, bahkan bakpia rasa green tea (matcha) juga ada.

 

  1. Baju Batik

Salah satu oleh-oleh makanan dan souvenir khas Jogja yang paling terkenal adalah yang terbuat dari kain batik. Batik adalah kain bercorak unik khas Indonesia yang sudah diakui UNESCO sebagai warisan dunia milik Indonesia. Kain batik bisa dibuat baju dan menjadi pakaian kebanggan orang-orang Indonesia.

Batik khas Jogja memiliki aneka motif yang di dalamnya terkandung berbagai makna. Kalau kamu pengen beli baju batik, kamu bisa beli di berbagai tempat, termasuk di tempat hits Jogja seperti Pasar Beringharjo, emperan Malioboro, Mirota Batik, dan lain sebagainya.

Baca Juga :  10 Tempat Nongkrong di Jogja yang Murah, Kekinian, dan Cocok untuk Anak Muda
  1. Geplak

Di Jogja, terkenal camilan manis yang digandrungi banyak orang. Camilan ini bernama geplak. Geplak adalah camilan manis berbentuk bulatan warna-warni. Bahan utama pembuatan camilan ini adalah parutan daging kelapa dan gula. Camilan yang konon asalnya dari daerah Bantul ini memiliki rasa manis dan legit.

Pasti bikin orang yang memakannya ketagihan. Geplak gampang ditemukan di Bantul karena memang di sinilah sentra geplak terletak. Tapi, kamu juga bisa menemukan makanan manis ini di toko oleh-oleh di seluruh Jogja. Geplak sudah diolah sedemikian rupa agar awet kok. Jadi, cocok buat oleh-oleh liburan Jogja.

 

  1. Kaos Dagadu

Kaos dengan tulisan lucu, kadang nyinyir, dan bikin ngakak kalau dibaca emang sering dijadikan souvenir untuk wisatawan. Kalau di Bali, kaos semacam ini dijual dengan merek Joger. Jogja juga punya lho kaos lokal yang gaul dan lucu. Namanya Dagadu. Kaos legendaris ini dari dulu terkenal dengan tulisan-tulisannya yang lucu dan kadang juga gambar-gambar ilustrasi tempat menarik di Jogja seperti Tugu dan Malioboro.

Kaos ini sudah diproduksi selama 20 tahun lebih dan telah menjadi salah satu oleh-oleh makanan dan souvenir khas Jogja yang paling terkenal. Produk Dagadu gak sebatas kaos aja kok, tapi juga ada souvenir khas Jogja lainnya seperti mug dan gantungan kunci. Pastikan kamu beli produk asli Dagadu ya. Buat memastikan barang yang kamu beli itu asli, beli aja di gerai resminya. Gerai-gerai resmi Dagadu ada di Gedongkuning, Lower Ground Malioboro Mall, dan di dekat Alun-Alun Utara.

Baca Juga :  Wisata Kulineran Dijogja, Tempat Recomended yang Patut Kamu Coba
  1. Wedang Uwuh

Ada banyak minuman khas Jogja, namun yang paling terkenal mungkin adalah wedang uwuh. Kata “uwuh” jika diartikan artinya adalah “sampah”. Minuman ini kalau dilihat sekilas emang kayak tumpukan sampah sih karena ada beragam bahan di dalamnya yang nyampur jadi satu. Kebanyakan adalah rempah-rempah dan daun-daunan herbal seperti kayu secang, potongan jahe, cengkeh, kayu manis, dan lain sebagainya.

Semua bahan diseduh jadi satu dan airnya diminum. Hasilnya? Anget banget! Untuk oleh-oleh, sekarang udah ada wedang uwuh yang dikemas praktis dan tinggal seduh saja. Cocok deh buat menyegarkan badan kembali setelah seharian jalan-jalan mengunjungi aneka objek wisata Yogyakarta.

 

  1. Kerajinan Perak

Di Jogja, ada daerah bernama Kotagede. Di tempat ini terdapat pusatnya kerajinan perak di Jogja. Banyak toko perak yang memadati Kotagede, semua menjual perhiasan dan kerajinan perak yang unik-unik. Aneka souvenir berbahan perak bisa ditemukan di sini dan cocok dijadikan oleh-oleh.

Mulai dari kerajinan emas berupa perhiasan, miniatur, hingga aksesoris bisa ditemukan di toko-toko kerajinan perka Kotagede. Harganya juga bervariasi, kok. Ada yang memang mahal, tapi ada juga yang terbilang cukup terjangkau. Semuanya tergantung kualitas dan kerumitan pembuatannya. Kalau jalan-jalan ke Kotagede, jangan lupa beli oleh-oleh kerajinan perak pokoknya.

 

  1. Peyek Tumpuk

Ada banyak oleh-oleh makanan dan souvenir khas Jogja yang paling terkenal, salah satunya adalah peyek tumpuk. Peyek tumpuk adalah camilan berupa gorengan tepung beras yang ditaburi dengan kacang atau teri. Diberi nama “tumpuk” karena peyek yang satu ini emang sengaja dibuat bentuknya yang bertumpukan satu sama lain.

Alhasil, teksturnya cukup tebal dan kalau dimakan lumayan mengeyangkan. Peyek Tumpuk berasal dari daerah Bantul. Di Bantul masih banyak ditemui pembuat peyek tumpuk yang kadang membuka dapurnya untuk dieksplor oleh wisatawan.

 

  1. Gerabah Kasongan

Di bantul ada sebuah daerah bernama Kasongan. Di desa Kasongan ini, berdiri sentral industri gerabah. Kalau kamu mau cari apapun dari bahan dasar tanah liat, di sinilah tempatnya. Ada puluhan toko yang menjual benda-benda unik berupa kerajinan gerabah, mulai dari vas, hiasan dinding, kursi, celengan, asbak, patung, dan lain sebagainya.

Penduduk desa Kasongan banyak juga yang memberikan tur ke tempat pembuatan gerabah dan bahkan ada yang membuka kursus pembuatan gerabah. Kegiatan ini tentunya sangat menarik bagi wisatawan.

 

  1. Jadah Tempe

Salah satu tempat wisata di Jogja yang paling terkenal adalah Kaliurang. Di sini banyak tempat wisata Jogja yang wajib dikunjungi seperti Bungker Kaliurang, Taman Wisata Kaliurang, dan sebagainya. Nah, di Kaliurang kamu gak hanya bisa piknik, menikmati sejuk udara pegunungan, dan mengagumi megahnya Gunung Merapi. Kamu juga bisa beli salah satu oleh-oleh makanan dan souvenir khas Jogja yang paling terkenal, yaitu jadah tempe.

Jadah adalah makanan olahan ketan dan kelapa. Rasanya gurih dan sedap. Ketan disajikan bersama tempe bacem yang bercitarasa manis. Jika dipadukan, kedua camilan ini akan memberi sensasi gurih-manis di lidah. Karena bukan merupakan makanan kering, jadah tempe memang kurang awet sih. Jadi, belinya mepet-mepet pas kamu mau pulang ke rumah aja ya.

Baca Juga :  Jangan Panik Mari Kita Piknik, Beberapa Tempat Wisata Baru di Jogja
  1. Selop Batik

Kain batik bisa diubah menjadi barang apapun. Selain menjadi baju batik, kain batik cocok juga dijadikan bahan alas kaki, seperti selop. Selop atau sandal khas Jogja biasanya memang terbuat dari bahan kulit, tapi sekarang udah banyak selop yang dibuat dari batik dan terlihat lebih fashionable.

Kalau kamu pengen beli selop batik,  kamu bisa mencarinya di toko oleh-oleh sekitar Jogja. Kadang, di toko sepatu atau sandal, bahkan di tempat-tempat wisata di kota Jogja tersedia pula selop batik aneka warna yang bisa dibeli wisatawan.

 

  1. Coklat Monggo

Coklat batangan ada lho yang asli produksi Jogja, namanya Coklat Monggo. Coklat Monggo ini enak banget dan ada aneka varian rasa yang membuatnya cocok dijadikan oleh-oleh. Pendiri usaha pembuatan Coklat Monggo ini adalah seorang warga Belgia yang udah lama tinggal di Jogja. Dia paham banget soal coklat dan berusaha memproduksi coklat-coklat unik dengan aneka varian rasa.

Coklat Monggo sekarang udah bisa dibeli di manapun sih di Jogja, baik di toko oleh-oleh maupun di minimarket dan supermarket. Varian rasanya yang emang unik dan beragam bikin wisatawan penasaran semua deh untuk mencicipi makanan enak di Jogja yang satu ini. Bayangin, coklat dengan rasa cabe atau coklat rasa jeruk, gak ada kan kalo gak di Coklat Monggo?

 

  1. Blangkon

Salah satu bagian dari busana pria Jawa adalah blangkon. Blangkon merupakan bagian penutup kepala dengan bentuk bulat dan terbuat dari kain. Blangkon sudah menjadi ikon busana Jogja yang dijual sebagai oleh-oleh. Blangkon dulu hanya dipakai oleh kaum kelas atas dan dibuat dari batik berharga mahal.

Tapi kini blangkon yang murah untuk oleh-oleh juga udah banyak dijual kok. Coba cari aja di emperan Malioboro atau di toko-toko aksesoris khas Jogja. Blangkon juga sudah banyak dimodifikasi, baik dari segi desain, bahan, dan modelnya. Alhasil, penutup kepala khas Jogja ini makin unik dan makin laris sebagai oleh-oleh.

 

  1. Kripik Welut

Oleh oleh khas Jogja selain bakpia salah satunya adalah keripik welut. Welut atau dalam bahasa Indonesia “belut” memang cocok jika digoreng renyah dan dijadikan keripik. Di Jogja keripik welut banyak banget penjualnya dan menjadi salah satu oleh-oleh makanan dan souvenir khas Jogja yang paling terkenal.

Sebelum digoreng, belut terlebih dahulu dibalur adonan tepung sehingga hasilnya sangat crispy. Keripik belut banyak dijual di toko oleh-oleh. Tapi, konon keripik belut paling enak ada di Pasar Godean. Yuk kesana!

 

  1. Surjan

Selain blangkon, bagian busana pria Jawa adalah surjan. Surjan ini merupakan baju utama yang dipakai oleh pria tradisional Jogja. Surjan terdiri dari berbagai motif dan bahan. Namun mungkin yang banyak ditemui adalah surjan bermotif lurik atau garis-garis. Surjan yang bermotif garis-garis ini sering dijadikan oleh-oleh karena telah menjadi stereotype busana pria Jawa di berbagai film dan sinetron TV.

Kalau pengen beli surjan yang murah meriah, cek deh lapak-lapak sepanjang Malioboro, aneka tempat wisata kota Yogyakarta, atau di toko oleh-oleh dan toko pakaian. Pasti di sana ada surjan yang dijual dengan harga terjangkau.

Baca Juga :  7 Tempat Romantis di Jogja yang Harus Kamu Kunjungi
  1. Gudeg Kaleng

Banyak oleh oleh khas Jogja selain bakpia, salah satunya adalah gudeg kaleng. Gudeg adalah makanan khas Yogyakarta. Semua orang tentu mengetahui hal itu dan ingin membawa pulang gudeg sebagai oleh-oleh. Sayangnya, gudeg Jogja dimasak menggunakan santan dan teksturnya juga cukup basah sehingga sehingga tidak awet lama-lama. Bisa basi kalau nekad kuliner Jogja ini dijadikan oleh-oleh. Inilah mengapa muncul makanan inovatif gudeg kaleng. Intinya sama sih, gudeg, cuma dikemas dalam kaleng yang kedap udara dan membuat gudeg lebih awet dan tahan lama.

Kalau dibawa sebagai oleh oleh khas Yogyakarta, tetep aman dan gak basi. Nanti tinggal dipanaskan dan disantap seperti biasa. Pengen gudeg kaleng? Udah banyak kok dijual di sentra kuliner gudeg di Kampung Wijilan atau di toko-toko oleh-oleh Jogja dan di berbagai tempat wisata Jogja.

 

  1. Wayang

Salah satu budaya Jogja yang masih dilestarikan hingga kini adalah wayang. Wayang ada berbagai jenis tapi yang jadi ikon Jogja mungkin adalah wayang kulit. Wayang kulit asli yang terbuat dari kulit sapi harganya bisa ratusan ribu, bahkan jutaan. Tapi, kalau kamu bukan kolektor wayang, kamu bisa kok beli wayang yang memang dibuat untuk souvenir atau untuk oleh2 khas Jogja.

Wayang semacam ini menggunakan bahan pembuatan yang jauh murah sehingga terjangkau untuk dibeli. Meski demikian, wayang khas Jogja tetap banyak yang awet kok. Cocok dijadikan pajangan di tembok dan akan menghiasi rumahmu dengan kekayaan budaya khas Jogja.

 

  1. Walang Goreng

Ada banyak makanan enak di Jogja termasuk yang satu ini: walang goreng. Walang atau belalang yang digoreng merupakan snack khas Jogja, terutama khas Kabupaten Gunung Kidul. Emang gampang sih menemukan belalang di Gunung Kudul dan saking melimpahnya, belalang dijadikan jajanan lezat dengan cara dibumbui dan digoreng.

Konon, rasanya gurih banget, mirip seperti udang. Belalang goreng kini juga sudah bisa ditemukan dalam kemasan toples dan plastik sehingga gampang dibawa pulang dan dijadikan oleh-oleh khas Jogja. Berani makan belalang? Daripada penasaran buruan deh beli sebungkus.

 

  1. Patung Loro Blonyo

Pas jalan-jalan ke tempat wisata di Jogja , kamu pasti sering lihat patung sepasang pengantin berbusana khas Jawa yang dijadikan pajangan atau hiasan di berbagai tempat. Inilah yang disebut patung loro blonyo.  Sepasang patung ini biasanya dijadikan oleh-oleh untuk pasangan pengantin baru karena konon bisa membawa kebahagiaan bagi pasangan suami-istri.

Kalau kamu pengen patung loro blonyo, kamu gak perlu bingung mencarinya karena patung ini udah gampang banget ditemukan di toko-toko souvenir dan pusat-pusat kerajinan di Jogja atau di tempat-tempat wisata kekinian Jogja.

Baca Juga :  Backpacker Ke Jogja, Tenang Ini Ada Beberapa Makanan Yang Terjangkau
  1. Yangko

Kalau menyebut oleh-oleh makanan dan souvenir khas Jogja yang paling terkenal, gak afdol rasanya kalau gak menambahkan yangko dalam daftar. Yangko adalah kue khas Jogja dengan tekstur kenyal dan rasa manis. Teksturnya mirip-mirip kue mochi. Tekstur kenyal yangko ini didapat karena bahan utama pembuatan kue ini adalah dari tepung beras. Sama seperti mochi, yangko juga memiliki isian. Isian kue yangko yang umum adalah isian kacang cincang.

Ada yang bilang kalau jajanan khas Jogja yang satu ini berasal dari daerah Kotagede di mana dulu di sana banyak bangsawan yang tinggal dan kue inilah camilan sehari-hari mereka. Kini yangko gak hanya bisa dibeli di Kotagede, tapi juga di toko oleh-oleh, di tempat pariwisata di Jogja, maupun di sentra kuliner Jogja.

 

  1. Miniatur Becak/ Sepeda Onthel

Sebelum marak kendaraan bermotor, becak dan sepeda onthel merupakan kendaraan utama yang memenuhi jalan-jalan di berbagai kota, termasuk Jogja. Kalau di Jogja, sampai saat ini becak dan sepeda onthel masih bisa ditemui di jalanan, meski yang onthel sudah jarang. Karena inilah kedua jenis kendaraan ini selalu menarik wisatawan dan miniaturnya pun masih laris sebagai oleh oleh Yogyakarta.

Di pusat-pusat oleh-oleh seperti di Mirota Batik atau di emper Malioboro, miniatur becak atau sepeda onthel banyak ditemukan. Harganya bervariasi, tergantung besar dan bahan pembuatannya. Oleh-oleh semacam ini cocok sih dijadikan pajangan di rumah untuk selalu mengingatkan pemiliknya tentang ramah dan syahdunya kota Jogja, termasuk tentang banyaknya tempat wisata Jogja murah meriah.

Itu dia tadi daftar 20 oleh-oleh makanan dan souvenir khas Jogja yang paling terkenal. Selain keduapuluh item tadi, Jogja masih punya aneka souvenir dan makanan khas lainnya yang cocok kamu beli dan jadikan oleh-oleh. Makanya, ini nih kenapa kamu harus siapin budget banyak kalau mau liburan ke Jogja, soalnya selain kamu pasti nanti pengen mengunjungi aneka tempat wisata Yogyakarta terbaru, kamu juga pasti bakal kalap beli oleh-olehnya segambreng! Happy holiday!

20 Oleh-Oleh Makanan dan Souvenir Khas Jogja yang Paling Terkenal

Baru cari oleh-oleh makanan dan souvenir khas Jogja yang paling terkenal? Tenang aja, di Jogja banyak banget makanan khas dan souvenir khas yang cocok dijadikan oleh-oleh untuk keluarga di rumah. Jalan jalan ke Jogja emang gak banget kalau terus pulang gitu aja tanpa bawa oleh-oleh. Tapi, kalau bener-bener gak tau mau beli apa, repot juga, kan? Makanya, yuk baca dulu daftar oleh-oleh makanan dan souvenir khas Jogja yang paling terkenal di bawah ini. Kamu bisa pilih salah satu atau dua untuk dibeli dan dijadikan oleh-oleh.

  1. Bakpia

Makanan yang jadi andalan jika harus mencari oleh-oleh makanan dan souvenir khas Jogja yang paling terkenal adalah bakpia. Bakpia kini telah jadi snack khas Jogja. Makanan semacam kue ini berbentuk bulat. Di dalamnya terdapat isi berupa kumbu kacang hijau yang nikmat. Sentra bakpia di Jogja ada di kampung Pathuk. Letaknya gak jauh dari Malioboro.

Inilah mengapa makanan ini juga dikenal dengan nama “Bakpia Pathuk”. Di kampung Pathuk ini, toko-toko bakpia berjajar di pinggir jalan, ada juga pabrik bakpia yang bisa dikunjungi oleh wisatawan saat liburan di Jogja. Gak suka rasa kacang hijau? Tenang, varian bakpia pathok bermacam-macam kok. Ada yang isi keju, rasa durian, bahkan bakpia rasa green tea (matcha) juga ada.

 

  1. Baju Batik

Salah satu oleh-oleh makanan dan souvenir khas Jogja yang paling terkenal adalah yang terbuat dari kain batik. Batik adalah kain bercorak unik khas Indonesia yang sudah diakui UNESCO sebagai warisan dunia milik Indonesia. Kain batik bisa dibuat baju dan menjadi pakaian kebanggan orang-orang Indonesia.

Batik khas Jogja memiliki aneka motif yang di dalamnya terkandung berbagai makna. Kalau kamu pengen beli baju batik, kamu bisa beli di berbagai tempat, termasuk di tempat hits Jogja seperti Pasar Beringharjo, emperan Malioboro, Mirota Batik, dan lain sebagainya.

Baca Juga :  10 Tempat Nongkrong di Jogja yang Murah, Kekinian, dan Cocok untuk Anak Muda
  1. Geplak

Di Jogja, terkenal camilan manis yang digandrungi banyak orang. Camilan ini bernama geplak. Geplak adalah camilan manis berbentuk bulatan warna-warni. Bahan utama pembuatan camilan ini adalah parutan daging kelapa dan gula. Camilan yang konon asalnya dari daerah Bantul ini memiliki rasa manis dan legit.

Pasti bikin orang yang memakannya ketagihan. Geplak gampang ditemukan di Bantul karena memang di sinilah sentra geplak terletak. Tapi, kamu juga bisa menemukan makanan manis ini di toko oleh-oleh di seluruh Jogja. Geplak sudah diolah sedemikian rupa agar awet kok. Jadi, cocok buat oleh-oleh liburan Jogja.

 

  1. Kaos Dagadu

Kaos dengan tulisan lucu, kadang nyinyir, dan bikin ngakak kalau dibaca emang sering dijadikan souvenir untuk wisatawan. Kalau di Bali, kaos semacam ini dijual dengan merek Joger. Jogja juga punya lho kaos lokal yang gaul dan lucu. Namanya Dagadu. Kaos legendaris ini dari dulu terkenal dengan tulisan-tulisannya yang lucu dan kadang juga gambar-gambar ilustrasi tempat menarik di Jogja seperti Tugu dan Malioboro.

Kaos ini sudah diproduksi selama 20 tahun lebih dan telah menjadi salah satu oleh-oleh makanan dan souvenir khas Jogja yang paling terkenal. Produk Dagadu gak sebatas kaos aja kok, tapi juga ada souvenir khas Jogja lainnya seperti mug dan gantungan kunci. Pastikan kamu beli produk asli Dagadu ya. Buat memastikan barang yang kamu beli itu asli, beli aja di gerai resminya. Gerai-gerai resmi Dagadu ada di Gedongkuning, Lower Ground Malioboro Mall, dan di dekat Alun-Alun Utara.

Baca Juga :  Wisata Kulineran Dijogja, Tempat Recomended yang Patut Kamu Coba
  1. Wedang Uwuh

Ada banyak minuman khas Jogja, namun yang paling terkenal mungkin adalah wedang uwuh. Kata “uwuh” jika diartikan artinya adalah “sampah”. Minuman ini kalau dilihat sekilas emang kayak tumpukan sampah sih karena ada beragam bahan di dalamnya yang nyampur jadi satu. Kebanyakan adalah rempah-rempah dan daun-daunan herbal seperti kayu secang, potongan jahe, cengkeh, kayu manis, dan lain sebagainya.

Semua bahan diseduh jadi satu dan airnya diminum. Hasilnya? Anget banget! Untuk oleh-oleh, sekarang udah ada wedang uwuh yang dikemas praktis dan tinggal seduh saja. Cocok deh buat menyegarkan badan kembali setelah seharian jalan-jalan mengunjungi aneka objek wisata Yogyakarta.

 

  1. Kerajinan Perak

Di Jogja, ada daerah bernama Kotagede. Di tempat ini terdapat pusatnya kerajinan perak di Jogja. Banyak toko perak yang memadati Kotagede, semua menjual perhiasan dan kerajinan perak yang unik-unik. Aneka souvenir berbahan perak bisa ditemukan di sini dan cocok dijadikan oleh-oleh.

Mulai dari kerajinan emas berupa perhiasan, miniatur, hingga aksesoris bisa ditemukan di toko-toko kerajinan perka Kotagede. Harganya juga bervariasi, kok. Ada yang memang mahal, tapi ada juga yang terbilang cukup terjangkau. Semuanya tergantung kualitas dan kerumitan pembuatannya. Kalau jalan-jalan ke Kotagede, jangan lupa beli oleh-oleh kerajinan perak pokoknya.

 

  1. Peyek Tumpuk

Ada banyak oleh-oleh makanan dan souvenir khas Jogja yang paling terkenal, salah satunya adalah peyek tumpuk. Peyek tumpuk adalah camilan berupa gorengan tepung beras yang ditaburi dengan kacang atau teri. Diberi nama “tumpuk” karena peyek yang satu ini emang sengaja dibuat bentuknya yang bertumpukan satu sama lain.

Alhasil, teksturnya cukup tebal dan kalau dimakan lumayan mengeyangkan. Peyek Tumpuk berasal dari daerah Bantul. Di Bantul masih banyak ditemui pembuat peyek tumpuk yang kadang membuka dapurnya untuk dieksplor oleh wisatawan.

 

  1. Gerabah Kasongan

Di bantul ada sebuah daerah bernama Kasongan. Di desa Kasongan ini, berdiri sentral industri gerabah. Kalau kamu mau cari apapun dari bahan dasar tanah liat, di sinilah tempatnya. Ada puluhan toko yang menjual benda-benda unik berupa kerajinan gerabah, mulai dari vas, hiasan dinding, kursi, celengan, asbak, patung, dan lain sebagainya.

Penduduk desa Kasongan banyak juga yang memberikan tur ke tempat pembuatan gerabah dan bahkan ada yang membuka kursus pembuatan gerabah. Kegiatan ini tentunya sangat menarik bagi wisatawan.

 

  1. Jadah Tempe

Salah satu tempat wisata di Jogja yang paling terkenal adalah Kaliurang. Di sini banyak tempat wisata Jogja yang wajib dikunjungi seperti Bungker Kaliurang, Taman Wisata Kaliurang, dan sebagainya. Nah, di Kaliurang kamu gak hanya bisa piknik, menikmati sejuk udara pegunungan, dan mengagumi megahnya Gunung Merapi. Kamu juga bisa beli salah satu oleh-oleh makanan dan souvenir khas Jogja yang paling terkenal, yaitu jadah tempe.

Jadah adalah makanan olahan ketan dan kelapa. Rasanya gurih dan sedap. Ketan disajikan bersama tempe bacem yang bercitarasa manis. Jika dipadukan, kedua camilan ini akan memberi sensasi gurih-manis di lidah. Karena bukan merupakan makanan kering, jadah tempe memang kurang awet sih. Jadi, belinya mepet-mepet pas kamu mau pulang ke rumah aja ya.

Baca Juga :  Jangan Panik Mari Kita Piknik, Beberapa Tempat Wisata Baru di Jogja
  1. Selop Batik

Kain batik bisa diubah menjadi barang apapun. Selain menjadi baju batik, kain batik cocok juga dijadikan bahan alas kaki, seperti selop. Selop atau sandal khas Jogja biasanya memang terbuat dari bahan kulit, tapi sekarang udah banyak selop yang dibuat dari batik dan terlihat lebih fashionable.

Kalau kamu pengen beli selop batik,  kamu bisa mencarinya di toko oleh-oleh sekitar Jogja. Kadang, di toko sepatu atau sandal, bahkan di tempat-tempat wisata di kota Jogja tersedia pula selop batik aneka warna yang bisa dibeli wisatawan.

 

  1. Coklat Monggo

Coklat batangan ada lho yang asli produksi Jogja, namanya Coklat Monggo. Coklat Monggo ini enak banget dan ada aneka varian rasa yang membuatnya cocok dijadikan oleh-oleh. Pendiri usaha pembuatan Coklat Monggo ini adalah seorang warga Belgia yang udah lama tinggal di Jogja. Dia paham banget soal coklat dan berusaha memproduksi coklat-coklat unik dengan aneka varian rasa.

Coklat Monggo sekarang udah bisa dibeli di manapun sih di Jogja, baik di toko oleh-oleh maupun di minimarket dan supermarket. Varian rasanya yang emang unik dan beragam bikin wisatawan penasaran semua deh untuk mencicipi makanan enak di Jogja yang satu ini. Bayangin, coklat dengan rasa cabe atau coklat rasa jeruk, gak ada kan kalo gak di Coklat Monggo?

 

  1. Blangkon

Salah satu bagian dari busana pria Jawa adalah blangkon. Blangkon merupakan bagian penutup kepala dengan bentuk bulat dan terbuat dari kain. Blangkon sudah menjadi ikon busana Jogja yang dijual sebagai oleh-oleh. Blangkon dulu hanya dipakai oleh kaum kelas atas dan dibuat dari batik berharga mahal.

Tapi kini blangkon yang murah untuk oleh-oleh juga udah banyak dijual kok. Coba cari aja di emperan Malioboro atau di toko-toko aksesoris khas Jogja. Blangkon juga sudah banyak dimodifikasi, baik dari segi desain, bahan, dan modelnya. Alhasil, penutup kepala khas Jogja ini makin unik dan makin laris sebagai oleh-oleh.

 

  1. Kripik Welut

Oleh oleh khas Jogja selain bakpia salah satunya adalah keripik welut. Welut atau dalam bahasa Indonesia “belut” memang cocok jika digoreng renyah dan dijadikan keripik. Di Jogja keripik welut banyak banget penjualnya dan menjadi salah satu oleh-oleh makanan dan souvenir khas Jogja yang paling terkenal.

Sebelum digoreng, belut terlebih dahulu dibalur adonan tepung sehingga hasilnya sangat crispy. Keripik belut banyak dijual di toko oleh-oleh. Tapi, konon keripik belut paling enak ada di Pasar Godean. Yuk kesana!

 

  1. Surjan

Selain blangkon, bagian busana pria Jawa adalah surjan. Surjan ini merupakan baju utama yang dipakai oleh pria tradisional Jogja. Surjan terdiri dari berbagai motif dan bahan. Namun mungkin yang banyak ditemui adalah surjan bermotif lurik atau garis-garis. Surjan yang bermotif garis-garis ini sering dijadikan oleh-oleh karena telah menjadi stereotype busana pria Jawa di berbagai film dan sinetron TV.

Kalau pengen beli surjan yang murah meriah, cek deh lapak-lapak sepanjang Malioboro, aneka tempat wisata kota Yogyakarta, atau di toko oleh-oleh dan toko pakaian. Pasti di sana ada surjan yang dijual dengan harga terjangkau.

Baca Juga :  7 Tempat Romantis di Jogja yang Harus Kamu Kunjungi
  1. Gudeg Kaleng

Banyak oleh oleh khas Jogja selain bakpia, salah satunya adalah gudeg kaleng. Gudeg adalah makanan khas Yogyakarta. Semua orang tentu mengetahui hal itu dan ingin membawa pulang gudeg sebagai oleh-oleh. Sayangnya, gudeg Jogja dimasak menggunakan santan dan teksturnya juga cukup basah sehingga sehingga tidak awet lama-lama. Bisa basi kalau nekad kuliner Jogja ini dijadikan oleh-oleh. Inilah mengapa muncul makanan inovatif gudeg kaleng. Intinya sama sih, gudeg, cuma dikemas dalam kaleng yang kedap udara dan membuat gudeg lebih awet dan tahan lama.

Kalau dibawa sebagai oleh oleh khas Yogyakarta, tetep aman dan gak basi. Nanti tinggal dipanaskan dan disantap seperti biasa. Pengen gudeg kaleng? Udah banyak kok dijual di sentra kuliner gudeg di Kampung Wijilan atau di toko-toko oleh-oleh Jogja dan di berbagai tempat wisata Jogja.

 

  1. Wayang

Salah satu budaya Jogja yang masih dilestarikan hingga kini adalah wayang. Wayang ada berbagai jenis tapi yang jadi ikon Jogja mungkin adalah wayang kulit. Wayang kulit asli yang terbuat dari kulit sapi harganya bisa ratusan ribu, bahkan jutaan. Tapi, kalau kamu bukan kolektor wayang, kamu bisa kok beli wayang yang memang dibuat untuk souvenir atau untuk oleh2 khas Jogja.

Wayang semacam ini menggunakan bahan pembuatan yang jauh murah sehingga terjangkau untuk dibeli. Meski demikian, wayang khas Jogja tetap banyak yang awet kok. Cocok dijadikan pajangan di tembok dan akan menghiasi rumahmu dengan kekayaan budaya khas Jogja.

 

  1. Walang Goreng

Ada banyak makanan enak di Jogja termasuk yang satu ini: walang goreng. Walang atau belalang yang digoreng merupakan snack khas Jogja, terutama khas Kabupaten Gunung Kidul. Emang gampang sih menemukan belalang di Gunung Kudul dan saking melimpahnya, belalang dijadikan jajanan lezat dengan cara dibumbui dan digoreng.

Konon, rasanya gurih banget, mirip seperti udang. Belalang goreng kini juga sudah bisa ditemukan dalam kemasan toples dan plastik sehingga gampang dibawa pulang dan dijadikan oleh-oleh khas Jogja. Berani makan belalang? Daripada penasaran buruan deh beli sebungkus.

 

  1. Patung Loro Blonyo

Pas jalan-jalan ke tempat wisata di Jogja , kamu pasti sering lihat patung sepasang pengantin berbusana khas Jawa yang dijadikan pajangan atau hiasan di berbagai tempat. Inilah yang disebut patung loro blonyo.  Sepasang patung ini biasanya dijadikan oleh-oleh untuk pasangan pengantin baru karena konon bisa membawa kebahagiaan bagi pasangan suami-istri.

Kalau kamu pengen patung loro blonyo, kamu gak perlu bingung mencarinya karena patung ini udah gampang banget ditemukan di toko-toko souvenir dan pusat-pusat kerajinan di Jogja atau di tempat-tempat wisata kekinian Jogja.

Baca Juga :  Backpacker Ke Jogja, Tenang Ini Ada Beberapa Makanan Yang Terjangkau
  1. Yangko

Kalau menyebut oleh-oleh makanan dan souvenir khas Jogja yang paling terkenal, gak afdol rasanya kalau gak menambahkan yangko dalam daftar. Yangko adalah kue khas Jogja dengan tekstur kenyal dan rasa manis. Teksturnya mirip-mirip kue mochi. Tekstur kenyal yangko ini didapat karena bahan utama pembuatan kue ini adalah dari tepung beras. Sama seperti mochi, yangko juga memiliki isian. Isian kue yangko yang umum adalah isian kacang cincang.

Ada yang bilang kalau jajanan khas Jogja yang satu ini berasal dari daerah Kotagede di mana dulu di sana banyak bangsawan yang tinggal dan kue inilah camilan sehari-hari mereka. Kini yangko gak hanya bisa dibeli di Kotagede, tapi juga di toko oleh-oleh, di tempat pariwisata di Jogja, maupun di sentra kuliner Jogja.

 

  1. Miniatur Becak/ Sepeda Onthel

Sebelum marak kendaraan bermotor, becak dan sepeda onthel merupakan kendaraan utama yang memenuhi jalan-jalan di berbagai kota, termasuk Jogja. Kalau di Jogja, sampai saat ini becak dan sepeda onthel masih bisa ditemui di jalanan, meski yang onthel sudah jarang. Karena inilah kedua jenis kendaraan ini selalu menarik wisatawan dan miniaturnya pun masih laris sebagai oleh oleh Yogyakarta.

Di pusat-pusat oleh-oleh seperti di Mirota Batik atau di emper Malioboro, miniatur becak atau sepeda onthel banyak ditemukan. Harganya bervariasi, tergantung besar dan bahan pembuatannya. Oleh-oleh semacam ini cocok sih dijadikan pajangan di rumah untuk selalu mengingatkan pemiliknya tentang ramah dan syahdunya kota Jogja, termasuk tentang banyaknya tempat wisata Jogja murah meriah.

Itu dia tadi daftar 20 oleh-oleh makanan dan souvenir khas Jogja yang paling terkenal. Selain keduapuluh item tadi, Jogja masih punya aneka souvenir dan makanan khas lainnya yang cocok kamu beli dan jadikan oleh-oleh. Makanya, ini nih kenapa kamu harus siapin budget banyak kalau mau liburan ke Jogja, soalnya selain kamu pasti nanti pengen mengunjungi aneka tempat wisata Yogyakarta terbaru, kamu juga pasti bakal kalap beli oleh-olehnya segambreng! Happy holiday!

Scroll to top