Bangkitkan Jiwa Mudamu, Band Indie yang Asik Didengar

Seberapa suka kalian dengan musik guys, apakah kamu termasuk anggota band atau penikmat musik. Apapun itu musik sering kali menjadi moodbooster di kala bosan melanda, tapi apakah kalian sudah tau ada buaanyaak sekali band indie di indonesia.

Ada banyak orang yang lebih senang mendengarkan lagu dari band-band/musisi indie ketimbang band/musisi label karna beberapa alasan. Lagu dari band/musisi indie cenderung lebih jujur karna mereka berkarya dengan idealisme tanpa ada tuntutan dari pihak label untuk menghasilkan lagu sesuai kebutuhan pasar

Di Indonesia sendiri ada banyak band/musisi terkenal yang berkarir melalui jalur indie. Ada band/musisi yang memang telah memilih jalur indie sejak kemunculannya, ada pula yang tadinya bernaung di bawah label mayor namun kemudian beralih ke jalur indie

Ini beberapa band-band indie yang sedap dan pedas menurut weziee !!

Dialog Dini Hari

Dialog Dini Hari merupakan sebuah band indie asal Bali yang beranggotan tiga orang: Dadang S.H. Pranoto (vokal/gitar), Brozio Orah (bass/vokal latar) dan Putu Deny Surya Wibawa (drum/perkusi). Band ini juga memainkan musik akustik dengan suasana yang mendayu-dayu. Salah satu lagu yang terkenal dari band ini adalah Tentang Rumahku.

Yang terbaru, trio seniman asal Bali tersebut membuat sebuah proyek kolaborasi bersama Endah n Resha. Proyek tersebut diberi nama DDHEAR yang merupakan kepanjangan dari Dialog Dini Hari Endah And Resha

Banda neira

Banda Neira merupakan sebuah duo indie yang berangkat dari sebuah keiseingan. Duo ini beranggotakan Ananda Wardhana Badudu (gitar) dan Rara Sekar Larasati (vokal). Mereka berdua adalah teman akrab yang awalnya menjadikan musik sebagai keisengan untuk mengisi waktu luang. Duo ini memperkenalkan diri pada tahun 2012, bertepakan dengan selesainya proses studi Rara Sekar di Universitas Parahyangan, Bandung

Baca Juga :  10 Penampilan yang Dipengaruhi Genre Musik

Ada satu fakta unik dari duo ini. Rara, sang vokalis, ternyata adalah kakak kandung dari penyanyi solo Isyana Sarasvati. Banda Neira tampil dengan iringan gitar akustik yang sederhana namun manis dan nyaman di telinga. Beberapa lagu juga diringi dengan ketukan xylophone dari Rara

Frau

Jika kamu mengira bahwa Frau adalah sebuah band, kamu salah besar. Frau adalah seorang solois yang mahir memainkan piano. Ia adalah wanita asal Jogja lulusan UGM. Frau sendiri merupakan nama panggung yang sering digunakan oleh wanita yang memiliki nama asli Leilani Hermiasih ini. Melalui permainan piano indah serta suara yang merdu, Frau menawarkan musik yang enak untuk didengarkan

Aditya sofyan

Adhitia Sofyan merupakan seorang musisi indie asal Bandung yang dikenal sebagai musisi kamar karna sebagian besar lagunya direkam sendiri di kamarnya sendiri. Gitar akustik menjadi senjata andalan Adhitia Sofyan ketika mencipta dan membawakan lagu. Nama Adhitia Sofyan mulai dikenal oleh banyak orang ketika mengisi soundtrack film Kambing Jantan yang dibintangi Raditya Dika. Adelaide Sky adalah lagu yang dijadikan soundtrack film tersebut

Jika kamu sedang ingin menikmati suasana gerimis di sore hari, cobalah untuk mendengarkan salah satu lagunya yang berjudul After The Rain. Lagu bertema hujan ini memiliki lirik yang simple namun cukup puitis

Festivalist

Sebuah band beraliran rock yang berasal dari Yogyakarta. Band ini merupakan kelanjutan dari Jenny, setelah dua anggotanya keluar dan digantikan oleh anggota baru. Mengusung tema “Almost rock barely art”, band ini dikenal sering memadukan musik dengan seni visual dalam pertunjukannya.Dalam hubungan dengan penggemarnya, band ini menggunakan konsep kesetaraan, dengan menyebut penggemarnya sebagai “Festivalist”

Baca Juga :  Beberapa Alat Musik Yang Memakai Tenaga Matahari

Float

Float merupakan sebuah band indie asal ibukota yang dibentuk tahun 2004. Band ini mulai dikenal oleh banyak orang ketika dipercaya oleh Mira Lesmana sebagai pengisi soundtrack di film 3 Hari Untuk Selamanya yang rilis tahun 2007. Beberapa lagu, termasuk Pulang, menjadi salah salah satu lagu yang menjadi soundtrack film tersebut. Float sendiri juga menawarkan jenis musik yang dominan akustik. Lagu-lagu mereka sangat nyaman untuk didengarkan dalam suasana santai yang kontenplatif

Mocca

Mocca adalah pemain lama di industri musik Indonesia. Band indie asal Bandung ini mengusung aliran swing dengan suara lembut dari Arina. Mocca dikenal sebagai salah satu band Indonesia yang memiliki banyak lagu ber-Bahasa Inggris. Secret Admirer adalah salah satu lagu ber-Bahasa Inggris milik Mocca yang cukup terkenal. Mocca sendiri terdiri atas 4 orang personel. Mereka adalah Riko Prayitno (gitar), Arina Ephipania (vokal dan flute), Achmad Pratama (bass), dan Indra Massad (drum)

Facebook Comments
Tags:  

Bangkitkan Jiwa Mudamu, Band Indie yang Asik Didengar

Seberapa suka kalian dengan musik guys, apakah kamu termasuk anggota band atau penikmat musik. Apapun itu musik sering kali menjadi moodbooster di kala bosan melanda, tapi apakah kalian sudah tau ada buaanyaak sekali band indie di indonesia.

Ada banyak orang yang lebih senang mendengarkan lagu dari band-band/musisi indie ketimbang band/musisi label karna beberapa alasan. Lagu dari band/musisi indie cenderung lebih jujur karna mereka berkarya dengan idealisme tanpa ada tuntutan dari pihak label untuk menghasilkan lagu sesuai kebutuhan pasar

Di Indonesia sendiri ada banyak band/musisi terkenal yang berkarir melalui jalur indie. Ada band/musisi yang memang telah memilih jalur indie sejak kemunculannya, ada pula yang tadinya bernaung di bawah label mayor namun kemudian beralih ke jalur indie

Ini beberapa band-band indie yang sedap dan pedas menurut weziee !!

Dialog Dini Hari

Dialog Dini Hari merupakan sebuah band indie asal Bali yang beranggotan tiga orang: Dadang S.H. Pranoto (vokal/gitar), Brozio Orah (bass/vokal latar) dan Putu Deny Surya Wibawa (drum/perkusi). Band ini juga memainkan musik akustik dengan suasana yang mendayu-dayu. Salah satu lagu yang terkenal dari band ini adalah Tentang Rumahku.

Yang terbaru, trio seniman asal Bali tersebut membuat sebuah proyek kolaborasi bersama Endah n Resha. Proyek tersebut diberi nama DDHEAR yang merupakan kepanjangan dari Dialog Dini Hari Endah And Resha

Banda neira

Banda Neira merupakan sebuah duo indie yang berangkat dari sebuah keiseingan. Duo ini beranggotakan Ananda Wardhana Badudu (gitar) dan Rara Sekar Larasati (vokal). Mereka berdua adalah teman akrab yang awalnya menjadikan musik sebagai keisengan untuk mengisi waktu luang. Duo ini memperkenalkan diri pada tahun 2012, bertepakan dengan selesainya proses studi Rara Sekar di Universitas Parahyangan, Bandung

Baca Juga :  10 Penampilan yang Dipengaruhi Genre Musik

Ada satu fakta unik dari duo ini. Rara, sang vokalis, ternyata adalah kakak kandung dari penyanyi solo Isyana Sarasvati. Banda Neira tampil dengan iringan gitar akustik yang sederhana namun manis dan nyaman di telinga. Beberapa lagu juga diringi dengan ketukan xylophone dari Rara

Frau

Jika kamu mengira bahwa Frau adalah sebuah band, kamu salah besar. Frau adalah seorang solois yang mahir memainkan piano. Ia adalah wanita asal Jogja lulusan UGM. Frau sendiri merupakan nama panggung yang sering digunakan oleh wanita yang memiliki nama asli Leilani Hermiasih ini. Melalui permainan piano indah serta suara yang merdu, Frau menawarkan musik yang enak untuk didengarkan

Aditya sofyan

Adhitia Sofyan merupakan seorang musisi indie asal Bandung yang dikenal sebagai musisi kamar karna sebagian besar lagunya direkam sendiri di kamarnya sendiri. Gitar akustik menjadi senjata andalan Adhitia Sofyan ketika mencipta dan membawakan lagu. Nama Adhitia Sofyan mulai dikenal oleh banyak orang ketika mengisi soundtrack film Kambing Jantan yang dibintangi Raditya Dika. Adelaide Sky adalah lagu yang dijadikan soundtrack film tersebut

Jika kamu sedang ingin menikmati suasana gerimis di sore hari, cobalah untuk mendengarkan salah satu lagunya yang berjudul After The Rain. Lagu bertema hujan ini memiliki lirik yang simple namun cukup puitis

Festivalist

Sebuah band beraliran rock yang berasal dari Yogyakarta. Band ini merupakan kelanjutan dari Jenny, setelah dua anggotanya keluar dan digantikan oleh anggota baru. Mengusung tema “Almost rock barely art”, band ini dikenal sering memadukan musik dengan seni visual dalam pertunjukannya.Dalam hubungan dengan penggemarnya, band ini menggunakan konsep kesetaraan, dengan menyebut penggemarnya sebagai “Festivalist”

Baca Juga :  Beberapa Alat Musik Yang Memakai Tenaga Matahari

Float

Float merupakan sebuah band indie asal ibukota yang dibentuk tahun 2004. Band ini mulai dikenal oleh banyak orang ketika dipercaya oleh Mira Lesmana sebagai pengisi soundtrack di film 3 Hari Untuk Selamanya yang rilis tahun 2007. Beberapa lagu, termasuk Pulang, menjadi salah salah satu lagu yang menjadi soundtrack film tersebut. Float sendiri juga menawarkan jenis musik yang dominan akustik. Lagu-lagu mereka sangat nyaman untuk didengarkan dalam suasana santai yang kontenplatif

Mocca

Mocca adalah pemain lama di industri musik Indonesia. Band indie asal Bandung ini mengusung aliran swing dengan suara lembut dari Arina. Mocca dikenal sebagai salah satu band Indonesia yang memiliki banyak lagu ber-Bahasa Inggris. Secret Admirer adalah salah satu lagu ber-Bahasa Inggris milik Mocca yang cukup terkenal. Mocca sendiri terdiri atas 4 orang personel. Mereka adalah Riko Prayitno (gitar), Arina Ephipania (vokal dan flute), Achmad Pratama (bass), dan Indra Massad (drum)

Facebook Comments
Scroll to top