Keindahan Kawasan Wisata Pantai Sawarna yang Sangat Mempesona

Pantai nan indah dan eksotis ini ternyata sudah menjadi pelarian warga Bandung, Jabodetabek dan sekitarnya...

Kawasan wisata Pantai Sawarna | Provinsi Banten yang memiliki luas wilayah 9.163 km2 sekarang sudah menjadi provinsi baru di Indonesia, dan sudah mempunyai berbagai macam kawasan wisata yang sangat mempesona. Terhitung sejak tahun 2017 Banten sudah mempunyai 44 kawasan wisata dan kedepannya akan terus bertambah.

Membahas sektor wisata pantai nya, Pantai Carita, dan Pantai Anyer merupakan primadona para wisatawan yang datang ke tempat ini. Tetapi, ada satu pantai yang belum terjamah dan keindahannya tidak kalah menarik dari dua pantai unggulan di atas, pantai tersebut adalah Pantai Sawarna.

Kawasan Wisata Pantai Sawarna

Pantai nan indah dan eksotis ini ternyata sudah menjadi pelarian warga Bandung, Jabodetabek dan sekitarnya untuk rileks dari rutinitas di akhir pekan, terlebih jaraknya yang tidak terlalu jauh.

Sejarah dan Asal Usul Kawasan Wisata Pantai Sawarna

Kawasan wisata Pantai Sawarna mempunyai kondisi yang sangat berbeda dengan kawasan wisata pantai lainnya di Indonesia. Khususnya jika kita bandingkan dengan kawasan pantai yang berada di Banten ataupun Jawa Barat. Sawarna sendiri adalah nama sebuah desa yang berada di wilayah pesisir lebak yang terletak di kawasan Pantai Selatan pulau Jawa. Pantai ini mempunyai hantaman ombak yang dahsyat sehingga banyak wisatawan asing dan lokal yang berselancar di tempat ini.

Yang menarik, Pantai Sawarna terdiri dari tujuh pantai dan satu goa, serta semuanya berada di Desa Sawarna. Sedangkan yang dikenal dengan Pantai Sawarna yaitu kawasan pesisir pantai yang terhampar dari Pantai Pulo Manuk sampai ke Pantai Karang Taraje.

Ada sumber yang mengatakan, bila nama Sawarna diambil dari nama kepala desa pertamakali di kawasan itu, namanya adalah Swarna. Ada juga pendapat yang menyebutkan bila asal usul nama Sawarna berasal dari bahasa Sunda, yakni “Swarna” yang berarti “Satu Warna” untuk menegaskan bila warga yang bermukim di wilayah tersebut adalah satu warna, yaitu orang Sunda.

Seiring waktu berjalan, Desa Sawarna yang awalnya adalah area perkebunan perlahan dikenal sebagai Desa Wisata. Hal ini dibuktikan oleh banyaknya bangunan Homestay atau penginapan yang disewakan untuk para pengunjung yang datang ketempat ini.

Rute Menuju Kawasan Wisata Pantai Sawarna

Pantai Sawarna adalah salah satu kawasan wisata alam pantai yang menyuguhkan keindahan eksotis. Anda tidak akan terlalu sulit untuk sampai ke lokasi wisata ini, berada di Jalan Raya Sawarna, Ds. Sawarna, Kec. Bayah, Kab. Lebak, Provinsi Banten.

Ada dua jalur yang dapat Anda lewati untuk menuju ke kawasan wisata Pantai Sawarna, antara lain sebagai berikut.

Rute pertama

Pantai Sawarna jaraknya cukup dekat dengan kawasan wisata Pelabuhan Ratu, untuk itu Anda dapat memilih jalur ini dengan rute, Jakarta – Ciawi – Cibadak – Pelabuhan Ratu – Cisolok – Pantai Sawarna. Jalannya sudah lumayan bagus dan banyak dilewati oleh kendaraan, akan tetapi tidak dianjurkan menggunakan bus berukuran besar karena kondisi jalan yang berkelok serta banyak tanjakan curam.

Rute kedua

Dari arah Jakarta Anda dapat memilih rute Serang Timur – Pandeglang – Malimping – Bayah – Pantai Sawarna. Jalur yang kedua ini sebenarnya lebih dekat, tetapi karena terdapat beberapa ruas jalan yang sudah rusak membuat waktu tempuh menjadi lebih lama.

Selain itu Anda juga dapat menggunakan transportasi umum, naiklah bus dengan jurusan Bogor – Pelabuhan Ratu, lalu dari Pelabuhan Ratu anda harus melanjutkan perjalanan memakai angkutan umum ke arah Bayah atau Sawarna.

Mitos Kawasan Wisata Pantai Sawarna

Ada berbagai cerita mistis dan mitos yang beredar di masyarakat Desa Sawarna. Konon, nama Pantai Sawarna di tahun1900-an diambil dari seorang kepala desa yang bernama Bapak Swarna.

Ada juga yang mengungkapkan bila pantai ini dinamakan Sawarna karena warga yang berada di kawasan ini berasal dari satu suku yaitu Sunda, sehingga diberi nama Sawarna yang artinya Satu Warna.

Pantai Tanjung Layar yang masih masuk kedalam kawasan Pantai Sawarna juga mengisahkan tentang cerita rakyat Sangkuriang. Dahulu dua buah batu besar yang mirip dengan layar perahu itu merupakan kapalnya Sangkuriang yang dipakai untuk berlayar dengan Dayang Sumbi. Akan tetapi kapal tersebut batal berlayar karena sesuatu hal.

Akhirnya Sangkuriang pun marah dan membongkar semua alat perahu termasuk layarnya. Kemudian perahu itupun ditendang ke wilayah utara dan kini menjadi Gunung Tangkuban Perahu. Sedangkan bagian layarnya di lemparkan ke area selatan dan berubah menjadi batu karang yang kokoh dikawasan pantai ini.

Harga Tiket Masuk Kawasan Wisata Pantai Sawarna

Untuk Anda yang ingin masuk ke tempat wisata Pantai Sawarna harus membayar tiket masuk sebesar Rp 5.000/orang. Harga tersebut belum termasuk biaya parkir jika Anda menggunakan kendaraan pribadi.

Di kawasan wisata Pantai Sawarna anda juga dapat menyewa guide dari warga setempat yang sudah hafal seluk beluk kawasan pantai ini. Biayanya pun sangat terjangkau, yakni Rp 60.000 dan sudah termasuk biaya tiket.

Bila menggunakan jasa guide anda bisa sambil mengobrol untuk mengenal lebih dalam tentang kawasan wisata di Desa Sawarna ini, tidak akan takut nyasar, dan yang paling utama bisa terhindar dari pungutan liar yang tak diketahui.

Fasilitas dKawasan Wisata Pantai Sawarna

Dari segi fasilitas, Pantai Sawarna nampak belum ditangani secara serius seperti kawasan wisata pantai di Yogyakarta, Bali, Malang dan wilayah lainnya. Hal ini dapat dilihat dari kondisi jalan yang tidak begitu nyaman, minim angkutan umum, dan kurang fasilitas pendukung seperti pusat informasi para pengunjung, ATM, jarak lokasi pelayanan kesehatan, Mesjid dan POM bensin yang lumayan jauh.

Oleh karena itu untuk anda yang akan berwisata ke Pantai Sarwana harus menyiapkan kondisi fisik yang prima, karena untuk bisa menikmati indahnya Pantai Sawarna memerlukan energi yang banyak. Disamping itu, pastikan bahan bakar minyak terisi penuh, menyiapkan uang tunai, serta berbagai kebutuhan lainnya yang kemungkinan tidak bisa ditemukan di kawasan Pantai Sawarna

Namun, untuk urusan mengisi perut anda tidak perlu khawatir, karena di Desa Sawarna ini ada banyak berdiri warung-warung dan rumah makan yang menjual aneka menu makanan dengan harga yang terjangkau, antara Rp. 10.000 – 15.000, tergantung dari menu yang dipesan. Anda juga dapat menikmati seafood segar di sisi pantai yang dibanderol mulai dari Rp. 50.000.

Harga Penginapan Pantai Sawarna

Untuk bisa menikmati seluruh keindahan alam di kawasan wisata Pantai Sawarna tidak akan sempat dilakukan dalam sehari saja. Hal ini karena pantainya cukup banyak dan terbatasnya fasilitas dan infrastruktur yang membuat para pengunjung kesulitan melakukan mobilitas secara cepat.

Maka dari itu bila ingin mengunjungi semua kawasan wisata Pantai Sawarna disarankan untuk menginap saja. Untuk anda yang membawa perlengkapan kemah bisa berkemah di pinggir pantai. Selain itu, disini juga tersedia saung di tepi pantai yang disewakan oleh warga setempat dengan harga yang sangat terjangkau.

Bagi anda yang akan menginap di pantai Sawarna, ada banyak penginapan yang tersedia ditempat ini. Harganya pun cukup bervariasi tergantung fasilitas yang disuguhkan. umumnya penginapan di Pantai Sawarna dibanderol dengan harga mulai dari Rp 60.000 hingga Rp 200.000 per malam.

Bila anda berkunjung bersama rombongan atau keluarga besar dapat menginap di hotel dan homestay yang berjarak sekitar 500 meter hingga 1 km dari kawasan wisata Pantai Sawarna. Anda juga tidak perlu khawatir akan kemalaman, karena pantai Sawarna dibuka setiap hari Senin-Minggu selama 24 jam.

Demikianlah ulasan mengenai kawasan wisata Pantai Sawarna sebagai rujukan untuk anda yang akan berwisata saat liburan tiba. Semoga ada manfaatnya untuk kita semua, jangan lupa untuk di share pada teman-teman yang lain juga yah. Selamat berlibur.

Baca Juga :  Pesona Kawasan Wisata Pantai Carita Banten yang Menakjubkan

Keindahan Kawasan Wisata Pantai Sawarna yang Sangat Mempesona

Kawasan wisata Pantai Sawarna | Provinsi Banten yang memiliki luas wilayah 9.163 km2 sekarang sudah menjadi provinsi baru di Indonesia, dan sudah mempunyai berbagai macam kawasan wisata yang sangat mempesona. Terhitung sejak tahun 2017 Banten sudah mempunyai 44 kawasan wisata dan kedepannya akan terus bertambah.

Membahas sektor wisata pantai nya, Pantai Carita, dan Pantai Anyer merupakan primadona para wisatawan yang datang ke tempat ini. Tetapi, ada satu pantai yang belum terjamah dan keindahannya tidak kalah menarik dari dua pantai unggulan di atas, pantai tersebut adalah Pantai Sawarna.

Kawasan Wisata Pantai Sawarna

Pantai nan indah dan eksotis ini ternyata sudah menjadi pelarian warga Bandung, Jabodetabek dan sekitarnya untuk rileks dari rutinitas di akhir pekan, terlebih jaraknya yang tidak terlalu jauh.

Sejarah dan Asal Usul Kawasan Wisata Pantai Sawarna

Kawasan wisata Pantai Sawarna mempunyai kondisi yang sangat berbeda dengan kawasan wisata pantai lainnya di Indonesia. Khususnya jika kita bandingkan dengan kawasan pantai yang berada di Banten ataupun Jawa Barat. Sawarna sendiri adalah nama sebuah desa yang berada di wilayah pesisir lebak yang terletak di kawasan Pantai Selatan pulau Jawa. Pantai ini mempunyai hantaman ombak yang dahsyat sehingga banyak wisatawan asing dan lokal yang berselancar di tempat ini.

Yang menarik, Pantai Sawarna terdiri dari tujuh pantai dan satu goa, serta semuanya berada di Desa Sawarna. Sedangkan yang dikenal dengan Pantai Sawarna yaitu kawasan pesisir pantai yang terhampar dari Pantai Pulo Manuk sampai ke Pantai Karang Taraje.

Ada sumber yang mengatakan, bila nama Sawarna diambil dari nama kepala desa pertamakali di kawasan itu, namanya adalah Swarna. Ada juga pendapat yang menyebutkan bila asal usul nama Sawarna berasal dari bahasa Sunda, yakni “Swarna” yang berarti “Satu Warna” untuk menegaskan bila warga yang bermukim di wilayah tersebut adalah satu warna, yaitu orang Sunda.

Seiring waktu berjalan, Desa Sawarna yang awalnya adalah area perkebunan perlahan dikenal sebagai Desa Wisata. Hal ini dibuktikan oleh banyaknya bangunan Homestay atau penginapan yang disewakan untuk para pengunjung yang datang ketempat ini.

Rute Menuju Kawasan Wisata Pantai Sawarna

Pantai Sawarna adalah salah satu kawasan wisata alam pantai yang menyuguhkan keindahan eksotis. Anda tidak akan terlalu sulit untuk sampai ke lokasi wisata ini, berada di Jalan Raya Sawarna, Ds. Sawarna, Kec. Bayah, Kab. Lebak, Provinsi Banten.

Ada dua jalur yang dapat Anda lewati untuk menuju ke kawasan wisata Pantai Sawarna, antara lain sebagai berikut.

Rute pertama

Pantai Sawarna jaraknya cukup dekat dengan kawasan wisata Pelabuhan Ratu, untuk itu Anda dapat memilih jalur ini dengan rute, Jakarta – Ciawi – Cibadak – Pelabuhan Ratu – Cisolok – Pantai Sawarna. Jalannya sudah lumayan bagus dan banyak dilewati oleh kendaraan, akan tetapi tidak dianjurkan menggunakan bus berukuran besar karena kondisi jalan yang berkelok serta banyak tanjakan curam.

Rute kedua

Dari arah Jakarta Anda dapat memilih rute Serang Timur – Pandeglang – Malimping – Bayah – Pantai Sawarna. Jalur yang kedua ini sebenarnya lebih dekat, tetapi karena terdapat beberapa ruas jalan yang sudah rusak membuat waktu tempuh menjadi lebih lama.

Selain itu Anda juga dapat menggunakan transportasi umum, naiklah bus dengan jurusan Bogor – Pelabuhan Ratu, lalu dari Pelabuhan Ratu anda harus melanjutkan perjalanan memakai angkutan umum ke arah Bayah atau Sawarna.

Mitos Kawasan Wisata Pantai Sawarna

Ada berbagai cerita mistis dan mitos yang beredar di masyarakat Desa Sawarna. Konon, nama Pantai Sawarna di tahun1900-an diambil dari seorang kepala desa yang bernama Bapak Swarna.

Ada juga yang mengungkapkan bila pantai ini dinamakan Sawarna karena warga yang berada di kawasan ini berasal dari satu suku yaitu Sunda, sehingga diberi nama Sawarna yang artinya Satu Warna.

Pantai Tanjung Layar yang masih masuk kedalam kawasan Pantai Sawarna juga mengisahkan tentang cerita rakyat Sangkuriang. Dahulu dua buah batu besar yang mirip dengan layar perahu itu merupakan kapalnya Sangkuriang yang dipakai untuk berlayar dengan Dayang Sumbi. Akan tetapi kapal tersebut batal berlayar karena sesuatu hal.

Akhirnya Sangkuriang pun marah dan membongkar semua alat perahu termasuk layarnya. Kemudian perahu itupun ditendang ke wilayah utara dan kini menjadi Gunung Tangkuban Perahu. Sedangkan bagian layarnya di lemparkan ke area selatan dan berubah menjadi batu karang yang kokoh dikawasan pantai ini.

Harga Tiket Masuk Kawasan Wisata Pantai Sawarna

Untuk Anda yang ingin masuk ke tempat wisata Pantai Sawarna harus membayar tiket masuk sebesar Rp 5.000/orang. Harga tersebut belum termasuk biaya parkir jika Anda menggunakan kendaraan pribadi.

Di kawasan wisata Pantai Sawarna anda juga dapat menyewa guide dari warga setempat yang sudah hafal seluk beluk kawasan pantai ini. Biayanya pun sangat terjangkau, yakni Rp 60.000 dan sudah termasuk biaya tiket.

Bila menggunakan jasa guide anda bisa sambil mengobrol untuk mengenal lebih dalam tentang kawasan wisata di Desa Sawarna ini, tidak akan takut nyasar, dan yang paling utama bisa terhindar dari pungutan liar yang tak diketahui.

Fasilitas dKawasan Wisata Pantai Sawarna

Dari segi fasilitas, Pantai Sawarna nampak belum ditangani secara serius seperti kawasan wisata pantai di Yogyakarta, Bali, Malang dan wilayah lainnya. Hal ini dapat dilihat dari kondisi jalan yang tidak begitu nyaman, minim angkutan umum, dan kurang fasilitas pendukung seperti pusat informasi para pengunjung, ATM, jarak lokasi pelayanan kesehatan, Mesjid dan POM bensin yang lumayan jauh.

Oleh karena itu untuk anda yang akan berwisata ke Pantai Sarwana harus menyiapkan kondisi fisik yang prima, karena untuk bisa menikmati indahnya Pantai Sawarna memerlukan energi yang banyak. Disamping itu, pastikan bahan bakar minyak terisi penuh, menyiapkan uang tunai, serta berbagai kebutuhan lainnya yang kemungkinan tidak bisa ditemukan di kawasan Pantai Sawarna

Namun, untuk urusan mengisi perut anda tidak perlu khawatir, karena di Desa Sawarna ini ada banyak berdiri warung-warung dan rumah makan yang menjual aneka menu makanan dengan harga yang terjangkau, antara Rp. 10.000 – 15.000, tergantung dari menu yang dipesan. Anda juga dapat menikmati seafood segar di sisi pantai yang dibanderol mulai dari Rp. 50.000.

Harga Penginapan Pantai Sawarna

Untuk bisa menikmati seluruh keindahan alam di kawasan wisata Pantai Sawarna tidak akan sempat dilakukan dalam sehari saja. Hal ini karena pantainya cukup banyak dan terbatasnya fasilitas dan infrastruktur yang membuat para pengunjung kesulitan melakukan mobilitas secara cepat.

Maka dari itu bila ingin mengunjungi semua kawasan wisata Pantai Sawarna disarankan untuk menginap saja. Untuk anda yang membawa perlengkapan kemah bisa berkemah di pinggir pantai. Selain itu, disini juga tersedia saung di tepi pantai yang disewakan oleh warga setempat dengan harga yang sangat terjangkau.

Bagi anda yang akan menginap di pantai Sawarna, ada banyak penginapan yang tersedia ditempat ini. Harganya pun cukup bervariasi tergantung fasilitas yang disuguhkan. umumnya penginapan di Pantai Sawarna dibanderol dengan harga mulai dari Rp 60.000 hingga Rp 200.000 per malam.

Bila anda berkunjung bersama rombongan atau keluarga besar dapat menginap di hotel dan homestay yang berjarak sekitar 500 meter hingga 1 km dari kawasan wisata Pantai Sawarna. Anda juga tidak perlu khawatir akan kemalaman, karena pantai Sawarna dibuka setiap hari Senin-Minggu selama 24 jam.

Demikianlah ulasan mengenai kawasan wisata Pantai Sawarna sebagai rujukan untuk anda yang akan berwisata saat liburan tiba. Semoga ada manfaatnya untuk kita semua, jangan lupa untuk di share pada teman-teman yang lain juga yah. Selamat berlibur.

Baca Juga :  Pesona Kawasan Wisata Pantai Carita Banten yang Menakjubkan
Scroll to top