Cobain Dulu Nasi Tempong Mbok Nah! Wisata Kuliner Banyuwangi yang Khas dan Unik

Di warung ini terkenal memiliki resep sendiri terutama sambalnya yang siap menggoyang lidah Anda...

Berlibur rasanya tak lengkap jika tak mencicipi kuliner khas tempat wisata yang dikunjungi. Meski di kota sendiri juga ada, tetapi mencicipi langsung dari tempat asalnya memberikan sensari tersendiri. Sama seperti di Banyuwangi.

Di kota paling ujung dari pulau Jawa ini, ada menu khas yang mungkin banyak kita jumpai di kota kita masing-masing, yakni Nasi Tempong.

Tetapi, jika Anda ingin mencicipi nasi tempong yang terkenal di seluruh kawasan Banyuwangi, maka Anda dapat berkunjung ke Nasi Tempong Mbok Nah.

Nasi Tempong Mbok Nah adalah warung makan yang direkomendasikan banyak warga Banyuwangi bagi wisatawan yang ingin mencicipi Nasi Tempong di tempat asalnya, Banyuwangi.

Di warung ini terkenal memiliki resep sendiri terutama sambalnya yang siap menggoyang lidah Anda. Tertarik untuk mencicipi?

Nasi Tempong Mbok Nah yang Terkenal Sambalnya

Nasi Tempong Mbok Nah

Aktivitas

Nasi tempong berasal dari kata tempong yang berarti ditampar. Tidak salah dinamakan seperti itu sebab yang membuat nasi ini terasa ditampar ialah sambal pedasnya. Dalam satu porsi nasi tempong berisi sangat lengkap mulai dari sayuran seperti bayam rebus, terong rebus, tahu, tempe, ikan asin, perkedel jagung dan lalapan segar.

Dan ada tambahan lauk pauk yang dapat dipilih sendiri diantaranya telur dadar, hati, pepes dan ikan laut yang digoreng.

Baca Juga :  4 Kawasan Wisata di Pacet Mojokerto yang Hits dan Populer

Wisata kuliner Banyuwangi ini sangat populer dikalangan wisatawan maupun warga lokal. Tak heran, sang pemilik mengatakan setiap harinya nasi 50 kg habis dalam sehari.

Karena terkenal dengan sambal pedasnya, disarankan bagi pengunjung untuk mencicipi sedikit sambalnya sebab tidak ada varian sambal lainnya ataupun level kepedasan yang diturunkan.

Sedikit sejarah mengenai nasi tempong ini, dahulu nasi ini biasanya disuguhkan oleh istri petani yang dibawa ke sawah untuk makan siang hari.

Tempong dalam bahasa jawa juga dapat berarti rantang atau tempat makan yang biasa dibawa ke sawah, yang terdiri dari wadah yang saling bertumpuk.

Isiannya memang sederhana, hanya berupa nasi putih dan lauk pauk yang sederhana dan mudah ditemukan di pasar. Kini, nasi tempong sudah dapat ditemukan dimanapun bahkan tersaji di hotel bintang 5.

Lokasi Nasi Tempong Mbok Nah

Nasi Tempong Mbok Nah ini terletak di Jalan Letkol Sugiono, Kertosari, Banyuwangi. Warung makan ini buka mulai pukul 2 siang hingga 12 malam.

Biaya Nasi Tempong Mbok Nah

Wisata kuliner Banywuangi ini bisa dibilang sangat murah, satu porsi nasi tempong tanpa lauk tambahan hanya Rp 5.000 saja. sedangkan jika pengunjung menambah lauk pauknya dibanderol mulai Rp 2.000 hingga Rp 5.000 saja. Sangat murah, Perut pun kenyang.

Dijamin, bagi pengunjung yang mencicipi nasi tempong akan ketagihan akan citarasa sambalnya yang pedas. Oleh sebab itu, jangan sampai kelewatan mencicipi wisata kuliner Banyuwangi yang satu ini.

Baca Juga :  Pantai Sukamade Banyuwangi, Melihat dari Dekat Kehidupan Sang Penyu

Cobain Dulu Nasi Tempong Mbok Nah! Wisata Kuliner Banyuwangi yang Khas dan Unik

Berlibur rasanya tak lengkap jika tak mencicipi kuliner khas tempat wisata yang dikunjungi. Meski di kota sendiri juga ada, tetapi mencicipi langsung dari tempat asalnya memberikan sensari tersendiri. Sama seperti di Banyuwangi.

Di kota paling ujung dari pulau Jawa ini, ada menu khas yang mungkin banyak kita jumpai di kota kita masing-masing, yakni Nasi Tempong.

Tetapi, jika Anda ingin mencicipi nasi tempong yang terkenal di seluruh kawasan Banyuwangi, maka Anda dapat berkunjung ke Nasi Tempong Mbok Nah.

Nasi Tempong Mbok Nah adalah warung makan yang direkomendasikan banyak warga Banyuwangi bagi wisatawan yang ingin mencicipi Nasi Tempong di tempat asalnya, Banyuwangi.

Di warung ini terkenal memiliki resep sendiri terutama sambalnya yang siap menggoyang lidah Anda. Tertarik untuk mencicipi?

Nasi Tempong Mbok Nah yang Terkenal Sambalnya

Nasi Tempong Mbok Nah

Aktivitas

Nasi tempong berasal dari kata tempong yang berarti ditampar. Tidak salah dinamakan seperti itu sebab yang membuat nasi ini terasa ditampar ialah sambal pedasnya. Dalam satu porsi nasi tempong berisi sangat lengkap mulai dari sayuran seperti bayam rebus, terong rebus, tahu, tempe, ikan asin, perkedel jagung dan lalapan segar.

Dan ada tambahan lauk pauk yang dapat dipilih sendiri diantaranya telur dadar, hati, pepes dan ikan laut yang digoreng.

Baca Juga :  4 Kawasan Wisata di Pacet Mojokerto yang Hits dan Populer

Wisata kuliner Banyuwangi ini sangat populer dikalangan wisatawan maupun warga lokal. Tak heran, sang pemilik mengatakan setiap harinya nasi 50 kg habis dalam sehari.

Karena terkenal dengan sambal pedasnya, disarankan bagi pengunjung untuk mencicipi sedikit sambalnya sebab tidak ada varian sambal lainnya ataupun level kepedasan yang diturunkan.

Sedikit sejarah mengenai nasi tempong ini, dahulu nasi ini biasanya disuguhkan oleh istri petani yang dibawa ke sawah untuk makan siang hari.

Tempong dalam bahasa jawa juga dapat berarti rantang atau tempat makan yang biasa dibawa ke sawah, yang terdiri dari wadah yang saling bertumpuk.

Isiannya memang sederhana, hanya berupa nasi putih dan lauk pauk yang sederhana dan mudah ditemukan di pasar. Kini, nasi tempong sudah dapat ditemukan dimanapun bahkan tersaji di hotel bintang 5.

Lokasi Nasi Tempong Mbok Nah

Nasi Tempong Mbok Nah ini terletak di Jalan Letkol Sugiono, Kertosari, Banyuwangi. Warung makan ini buka mulai pukul 2 siang hingga 12 malam.

Biaya Nasi Tempong Mbok Nah

Wisata kuliner Banywuangi ini bisa dibilang sangat murah, satu porsi nasi tempong tanpa lauk tambahan hanya Rp 5.000 saja. sedangkan jika pengunjung menambah lauk pauknya dibanderol mulai Rp 2.000 hingga Rp 5.000 saja. Sangat murah, Perut pun kenyang.

Dijamin, bagi pengunjung yang mencicipi nasi tempong akan ketagihan akan citarasa sambalnya yang pedas. Oleh sebab itu, jangan sampai kelewatan mencicipi wisata kuliner Banyuwangi yang satu ini.

Baca Juga :  Pantai Sukamade Banyuwangi, Melihat dari Dekat Kehidupan Sang Penyu
Scroll to top