Jangan Kaget! Destinasi Wisata Banyuwangi Ini Sangat Indah Namun Terkenal akan Cerita Mistisnya

Lokasinya yang berada jauh dari desa atau perkampungan warga menjadikan tempat ini angker dan dipercaya sebagai rumah bagi makhluk ghaib...

Setiap daerah memang tak bisa lepas dengan mitos atau legenda yang telah diceritakan dari mulut ke mulut sejak zaman dahulu hingga kini dan masih dipercayai. Seperti yang ada di Banyuwangi, masih ada banyak tempat yang masih diselimuti oleh mitos.

Lokasinya yang berada jauh dari desa atau perkampungan warga menjadikan tempat ini angker dan dipercaya sebagai rumah bagi makhluk ghaib. Memang hal ini belum bisa dibuktikan,

namun cerita ini masih terjaga dari zaman dahulu ini sehingga dapat membuat masyarakat sekitar mempercayai cerita ini.

Bagi Anda yang ingin berkunjung ke sebuah destinasi wisata Banyuwangi yang terkenal akan cerita mistisnya, Rawa Bayu merupakan salah satu tempat tujuan yang tepat.

Rawa Bayu Banyuwangi adalah sebuah danau alami yang menyimpan banyak sejarah namun tetap memiliki keindahan yang sesuai bagi Anda yang ingin menghabiskan waktu liburan bersama keluarga atau teman-teman.

Rawa Bayu Banyuwangi, Perpaduan Antara Keindahan Alam dan Sejarah Indonesia

Rawa Bayu Banyuwangi

Sedikit sejarah di Rawa Bayu dimulai pada 18 Desember 1977 terjadi pertempuran besar antara Kerajaan Blambangan dengan Belanda. Dengan tekat dan kesaktiaan para pati kerajaan dan warga Blambangan, pertempuran ini dimenangkan oleh Kerajaan Blambangan.

Pertempuran hebat ini juga menewaskan pimpinan dari kedua belah pihak yakni Pangeran Jagapati dan Komandan VOC Van Schaar. Sejak pertempuran ini, terbentuklah kawasan Banyuwangi. Dan pada hari tersebut ditengarai sebagai hari jadi Banyuwangi.

Untuk mengenang peristiwa hebat tersebut maka warga di hari tertentu akan mengadakan ritual dan doa bersama. Menariknya, salah satu ritual tersebut ada acara menyembelih kambing yang kepala dan kakinya diceburkan ke dalam rawa.

Konon menurut warga setempat, rawa ini dijaga oleh seorang putri yang cantik bernama Nyai Resek. Sosoknya berwujud wanita cantik dan bijaksana serta selalu dikawal oleh prajurit-prajurit dan pelayan perempuannya.

Selain rawa, tak jauh dari rawa tersebut juga ada peninggalan dari Prabu Tawang Alun berupa petilasan.

Baca Juga :  Pantai Sukamade Banyuwangi, Melihat dari Dekat Kehidupan Sang Penyu

Prabu Tawang Alun sendiri merupakan salah satu pemimpin yang tersohor atas pembentukkan Banyuwangi. Diceritakan, Prabu Tawang Alun memimpin rakyat dengan kesaktiannya sehingga warga makmur tanpa kekurangan sandang maupun pangan.

Atas kesohorannya, membuat sang adik Wiro Broto iri dan bersengkokol dengan Pati Gringsing untuk melenyapkan Prabu Tawang Alun. Dalam penyerangan ini, Wiro Broto dan Pati Gringsing tewas.

Namun, kemenangan Prabu Tawang Alun tidak membuatnya senang justru ia bersedih telah kehilangan adiknya. Dengan kesedihannya, ia menjauh dari kerajaan dan bertapa di bawah kaki Gunung Raung hingga akhir hayatnya.

Di Rawa Bayu terdapat mata air kamulyan, sendang dewi gangga, candi puncak angklung macan putih, dan sendang keputren.

Disarankan, pengunjung untuk tidak memiliki niatan buruk sebab banyak kejadian dimana pengunjung melihat sosok astral ataupun kesurupan sebab memiliki niatan buruk ditempat ini.

selain sebagai destinasi wisata Banyuwangi yang menyimpan sejarah, tempat ini juga sering digunakan untuk beribadah dan melakukan ritual keagamaan oleh sebab itu pengunjung wajib berpakaian sopan, menajaga perilaku buruk dan tutur katanya.

Lokasi Rawa Bayu

Seperti namanya, lokasi Rawa Bayu berada di Desa Bayu, Kecamatan Songgon, Banyuwangi. Atau lebih mudah kawasan wisata ini berada di kawasan Alas Purwo. Saya sarankan untuk selalu menggunakan panduan arah dari Google Maps untuk mendapatkan rute terbaik jika ini pertama kalinya buat Anda.

Biaya Tiket Masuk Rawa Bayu

Pengunjung tidak dikenai biaya masuk, hanya dikenai biaya seikhlasnya serta tiket parkir untuk roda 2 yakni Rp 2.000 dan roda 4 sebesar Rp 5.000.

Jika Anda cukup bernyali, tidak ada salahnya untuk berkunjung ke Rawa Bayu, destinasi wisata Banyuwangi yang terkenal mitosnya ini memang sampai sekarang masih menyimpan suasana mistis yang dapat dirasakan di beberapa spot.

Oleh sebab itu, pengunjung yang akan berkunjung sebaiknya menjaga perkataan dan perbuatannya agar tak terjadi hal-hal yang tak diinginkan.

Apakah Anda cukup bernyali untuk berkunjung?

Baca Juga :  Pantai Wedi Ireng, Wisata Alam di Banyuwangi yang Unik dan Istimewa

Jangan Kaget! Destinasi Wisata Banyuwangi Ini Sangat Indah Namun Terkenal akan Cerita Mistisnya

Setiap daerah memang tak bisa lepas dengan mitos atau legenda yang telah diceritakan dari mulut ke mulut sejak zaman dahulu hingga kini dan masih dipercayai. Seperti yang ada di Banyuwangi, masih ada banyak tempat yang masih diselimuti oleh mitos.

Lokasinya yang berada jauh dari desa atau perkampungan warga menjadikan tempat ini angker dan dipercaya sebagai rumah bagi makhluk ghaib. Memang hal ini belum bisa dibuktikan,

namun cerita ini masih terjaga dari zaman dahulu ini sehingga dapat membuat masyarakat sekitar mempercayai cerita ini.

Bagi Anda yang ingin berkunjung ke sebuah destinasi wisata Banyuwangi yang terkenal akan cerita mistisnya, Rawa Bayu merupakan salah satu tempat tujuan yang tepat.

Rawa Bayu Banyuwangi adalah sebuah danau alami yang menyimpan banyak sejarah namun tetap memiliki keindahan yang sesuai bagi Anda yang ingin menghabiskan waktu liburan bersama keluarga atau teman-teman.

Rawa Bayu Banyuwangi, Perpaduan Antara Keindahan Alam dan Sejarah Indonesia

Rawa Bayu Banyuwangi

Sedikit sejarah di Rawa Bayu dimulai pada 18 Desember 1977 terjadi pertempuran besar antara Kerajaan Blambangan dengan Belanda. Dengan tekat dan kesaktiaan para pati kerajaan dan warga Blambangan, pertempuran ini dimenangkan oleh Kerajaan Blambangan.

Pertempuran hebat ini juga menewaskan pimpinan dari kedua belah pihak yakni Pangeran Jagapati dan Komandan VOC Van Schaar. Sejak pertempuran ini, terbentuklah kawasan Banyuwangi. Dan pada hari tersebut ditengarai sebagai hari jadi Banyuwangi.

Untuk mengenang peristiwa hebat tersebut maka warga di hari tertentu akan mengadakan ritual dan doa bersama. Menariknya, salah satu ritual tersebut ada acara menyembelih kambing yang kepala dan kakinya diceburkan ke dalam rawa.

Konon menurut warga setempat, rawa ini dijaga oleh seorang putri yang cantik bernama Nyai Resek. Sosoknya berwujud wanita cantik dan bijaksana serta selalu dikawal oleh prajurit-prajurit dan pelayan perempuannya.

Selain rawa, tak jauh dari rawa tersebut juga ada peninggalan dari Prabu Tawang Alun berupa petilasan.

Baca Juga :  Pantai Sukamade Banyuwangi, Melihat dari Dekat Kehidupan Sang Penyu

Prabu Tawang Alun sendiri merupakan salah satu pemimpin yang tersohor atas pembentukkan Banyuwangi. Diceritakan, Prabu Tawang Alun memimpin rakyat dengan kesaktiannya sehingga warga makmur tanpa kekurangan sandang maupun pangan.

Atas kesohorannya, membuat sang adik Wiro Broto iri dan bersengkokol dengan Pati Gringsing untuk melenyapkan Prabu Tawang Alun. Dalam penyerangan ini, Wiro Broto dan Pati Gringsing tewas.

Namun, kemenangan Prabu Tawang Alun tidak membuatnya senang justru ia bersedih telah kehilangan adiknya. Dengan kesedihannya, ia menjauh dari kerajaan dan bertapa di bawah kaki Gunung Raung hingga akhir hayatnya.

Di Rawa Bayu terdapat mata air kamulyan, sendang dewi gangga, candi puncak angklung macan putih, dan sendang keputren.

Disarankan, pengunjung untuk tidak memiliki niatan buruk sebab banyak kejadian dimana pengunjung melihat sosok astral ataupun kesurupan sebab memiliki niatan buruk ditempat ini.

selain sebagai destinasi wisata Banyuwangi yang menyimpan sejarah, tempat ini juga sering digunakan untuk beribadah dan melakukan ritual keagamaan oleh sebab itu pengunjung wajib berpakaian sopan, menajaga perilaku buruk dan tutur katanya.

Lokasi Rawa Bayu

Seperti namanya, lokasi Rawa Bayu berada di Desa Bayu, Kecamatan Songgon, Banyuwangi. Atau lebih mudah kawasan wisata ini berada di kawasan Alas Purwo. Saya sarankan untuk selalu menggunakan panduan arah dari Google Maps untuk mendapatkan rute terbaik jika ini pertama kalinya buat Anda.

Biaya Tiket Masuk Rawa Bayu

Pengunjung tidak dikenai biaya masuk, hanya dikenai biaya seikhlasnya serta tiket parkir untuk roda 2 yakni Rp 2.000 dan roda 4 sebesar Rp 5.000.

Jika Anda cukup bernyali, tidak ada salahnya untuk berkunjung ke Rawa Bayu, destinasi wisata Banyuwangi yang terkenal mitosnya ini memang sampai sekarang masih menyimpan suasana mistis yang dapat dirasakan di beberapa spot.

Oleh sebab itu, pengunjung yang akan berkunjung sebaiknya menjaga perkataan dan perbuatannya agar tak terjadi hal-hal yang tak diinginkan.

Apakah Anda cukup bernyali untuk berkunjung?

Baca Juga :  Pantai Wedi Ireng, Wisata Alam di Banyuwangi yang Unik dan Istimewa
Scroll to top