Watu Dodol, Wisata di Banyuwangi yang Menyimpan Misteri dan Aura Mistis

Tempat wisata yang masih menyimpan misteri dan populer di Banyuwangi yakni Watu Dodol

Bagi wisatawan yang suka dengan misteri tentulah tertantang dan merasa penasaran dengan suatu tempat wisata yang berbau mistis dan misteri. Jika Anda berlibur ke Banyuwangi, ada banyak tempat yang dianggap keramat dan menyimpan misteri yang menarik untuk dikunjungi.

Seperti Taman Nasional Alas Purwo yang menurut sejarah menjadi saksi bisu pertempuran warga Banyuwangi melawan penjajah Belanda.

Selain itu, juga ada banyak peninggalan-peninggalan kerajaan Blambangan yang menyimpan misteri dan memiliki aura mistis.

Namun, ada satu lagi tempat wisata yang masih menyimpan misteri dan populer di Banyuwangi yakni Watu Dodol.

Watu Dodol merupakan sebuah tempat wisata yang terletak dekat dengan Pelabuhan Ketapang.

Seperti namanya, objek wisata ini berupa sebuah batu yang letaknya membelah jalan dan dodol yang berarti batu ini tidak boleh dipindah ataupun dibongkar.

Konon, batu ini dijaga oleh jin sehingga siapapun yang mendodol atau memindahkan batu tersebut akan terkena sial atau serangan ghaib dari para jin yang menjaga. Penasaran?

Watu Dodol Dan Sejarahnya

Watu Dodol Dan Sejarahnya

Aktivitas

Menurut cerita masyarakat, batu ini berhubungan dengan saksi bisu pada masa penjajahan Belanda di masa lalu. Cerita ini dimulai berawal dari Residen Schophoff berencana untuk membuat sebuah jalur dari Banyuwangi menuju Panarukan.

Namun, dalam rencana Residen Schophoff dalam membuat jalan tersebut tersendat sebab di dalam jalur yang telah direncanakannya tersebut terdapat sbeuh bukit.

Tentu adanya bukit membuat rencanaya tak akan berjalan lancer dan memakan waktu yang lama. Permasalahan Residen Schophoff ini mendapat perhatian dari Tumenggung Wiroguno I, yang merupakan Bupati kala itu.

Dengan bantuan Tumenggung Wiroguno I, beliau membuat sebuah sayembara dimana yang berhasil memindahkan bukit tersebut akan mendapat upeti berupa tanah yang luas. Sudah berbulan-bulan sayembara tersebut belum juga ada seseorang yang datang dan membuat Tumenggung Wiroguno I hampir putus asa.

Kemudian beliau mendatangi penasehatnya bernama Ki Buyut Jaksa. Dengan rayuan dan paksaan akhirnya Ki Buyut Jaksa menerima sayembara tersebut dan berhasil memindahkan bukit tersebut dari jalan yang telah direncanakan.

Baca Juga :  Yuk Kesini! Tempat Wisata Banyuwangi Spesial Bagi Kamu yang Hobi Fotografi

Dalam pemindahan bukit tersebut, Ki Buyut Jaksa dibantu oleh anak angkatnya serta jin. Jin yang membantu pun tak gratis, mereka meminta 3 permintaan yakni tidak boleh mondodol batu di tengah jalan tersebut, sisakan seonggok batu di pinggir pantai untuk duduk dan Ki Buyut Jaksa dan cucunya wajib mendatangi tempat ini minimal setahun sekali.

Ada satu acara besar yang diadakan setiap tahun dan bisa jadi rencana liburan Anda berkunjung di Watu Dodol. Acara ini disebut tradisi Puter Kayun yang diadakan setiap tanggal 10 bulan Syawal.

Saat acara ini, Watu Dodol selalu ramai dikunjungi oleh para wisatawan dan warga lokal.

Lokasi Watu Dodol

Tempat wisata Watu Dodol terletak di daerah Ketapang, Kalipuro tepatnya di Jl. Situbondo – Banyuwangi. Jaraknya cukup dekat dari Pelabuhan Ketapang sekitar 5 km.

Biaya Masuk Watu Dodol

Untuk berkunjung ke objek wisata ini tidak dikenai biaya masuk alias gratis. Namun, karena tempat ini dianggap masih misteri, diwajibkan bagi pengunjung untuk berpakaian sopan serta berperilaku dan berkata yang baik.

Meski terkenal dengan julukan wisata di Banyuwangi yang beraura mistis, nyatanya ketika matahari telah nampak di ketinggian tempat ini menjadi tempat yang cocok untuk berwisata sebab dekat dengan Pantai Watudodol sehingga pemandangannya tak perlu diragukan.

Angin yang sepoi-sepoi membuat siapapun yang berkunjung tidak harus merasa takut tapi juga merasa nyaman.

Baca Juga :  Pantai Wedi Ireng, Wisata Alam di Banyuwangi yang Unik dan Istimewa

Watu Dodol, Wisata di Banyuwangi yang Menyimpan Misteri dan Aura Mistis

Bagi wisatawan yang suka dengan misteri tentulah tertantang dan merasa penasaran dengan suatu tempat wisata yang berbau mistis dan misteri. Jika Anda berlibur ke Banyuwangi, ada banyak tempat yang dianggap keramat dan menyimpan misteri yang menarik untuk dikunjungi.

Seperti Taman Nasional Alas Purwo yang menurut sejarah menjadi saksi bisu pertempuran warga Banyuwangi melawan penjajah Belanda.

Selain itu, juga ada banyak peninggalan-peninggalan kerajaan Blambangan yang menyimpan misteri dan memiliki aura mistis.

Namun, ada satu lagi tempat wisata yang masih menyimpan misteri dan populer di Banyuwangi yakni Watu Dodol.

Watu Dodol merupakan sebuah tempat wisata yang terletak dekat dengan Pelabuhan Ketapang.

Seperti namanya, objek wisata ini berupa sebuah batu yang letaknya membelah jalan dan dodol yang berarti batu ini tidak boleh dipindah ataupun dibongkar.

Konon, batu ini dijaga oleh jin sehingga siapapun yang mendodol atau memindahkan batu tersebut akan terkena sial atau serangan ghaib dari para jin yang menjaga. Penasaran?

Watu Dodol Dan Sejarahnya

Watu Dodol Dan Sejarahnya

Aktivitas

Menurut cerita masyarakat, batu ini berhubungan dengan saksi bisu pada masa penjajahan Belanda di masa lalu. Cerita ini dimulai berawal dari Residen Schophoff berencana untuk membuat sebuah jalur dari Banyuwangi menuju Panarukan.

Namun, dalam rencana Residen Schophoff dalam membuat jalan tersebut tersendat sebab di dalam jalur yang telah direncanakannya tersebut terdapat sbeuh bukit.

Tentu adanya bukit membuat rencanaya tak akan berjalan lancer dan memakan waktu yang lama. Permasalahan Residen Schophoff ini mendapat perhatian dari Tumenggung Wiroguno I, yang merupakan Bupati kala itu.

Dengan bantuan Tumenggung Wiroguno I, beliau membuat sebuah sayembara dimana yang berhasil memindahkan bukit tersebut akan mendapat upeti berupa tanah yang luas. Sudah berbulan-bulan sayembara tersebut belum juga ada seseorang yang datang dan membuat Tumenggung Wiroguno I hampir putus asa.

Kemudian beliau mendatangi penasehatnya bernama Ki Buyut Jaksa. Dengan rayuan dan paksaan akhirnya Ki Buyut Jaksa menerima sayembara tersebut dan berhasil memindahkan bukit tersebut dari jalan yang telah direncanakan.

Baca Juga :  Yuk Kesini! Tempat Wisata Banyuwangi Spesial Bagi Kamu yang Hobi Fotografi

Dalam pemindahan bukit tersebut, Ki Buyut Jaksa dibantu oleh anak angkatnya serta jin. Jin yang membantu pun tak gratis, mereka meminta 3 permintaan yakni tidak boleh mondodol batu di tengah jalan tersebut, sisakan seonggok batu di pinggir pantai untuk duduk dan Ki Buyut Jaksa dan cucunya wajib mendatangi tempat ini minimal setahun sekali.

Ada satu acara besar yang diadakan setiap tahun dan bisa jadi rencana liburan Anda berkunjung di Watu Dodol. Acara ini disebut tradisi Puter Kayun yang diadakan setiap tanggal 10 bulan Syawal.

Saat acara ini, Watu Dodol selalu ramai dikunjungi oleh para wisatawan dan warga lokal.

Lokasi Watu Dodol

Tempat wisata Watu Dodol terletak di daerah Ketapang, Kalipuro tepatnya di Jl. Situbondo – Banyuwangi. Jaraknya cukup dekat dari Pelabuhan Ketapang sekitar 5 km.

Biaya Masuk Watu Dodol

Untuk berkunjung ke objek wisata ini tidak dikenai biaya masuk alias gratis. Namun, karena tempat ini dianggap masih misteri, diwajibkan bagi pengunjung untuk berpakaian sopan serta berperilaku dan berkata yang baik.

Meski terkenal dengan julukan wisata di Banyuwangi yang beraura mistis, nyatanya ketika matahari telah nampak di ketinggian tempat ini menjadi tempat yang cocok untuk berwisata sebab dekat dengan Pantai Watudodol sehingga pemandangannya tak perlu diragukan.

Angin yang sepoi-sepoi membuat siapapun yang berkunjung tidak harus merasa takut tapi juga merasa nyaman.

Baca Juga :  Pantai Wedi Ireng, Wisata Alam di Banyuwangi yang Unik dan Istimewa
Scroll to top